Working Hours

Mon - Fri: 09.00am - 10.00pm

Quick Contact

124 523 6251

Email Us

info@bildo.com

Ilustrasi-Pipa-PPR-1

Pipa PPR adalah material perpipaan yang didesain mendukung sistem saluran air bersih panas dan dingin bertekanan. Seperti namanya produk ini diproduksi dari material thermoplastik jenis Polypropylene random type-3 atau PPR.

Material thermoplastik sudah sejak era tahun 50 an sudah menjadi pilihan utama untuk produksi pipa air, terutama dalam infrastruktur saluran air bersih. Material yang aman karena tidak berkarat, membuat produk pipa jenis ini lebih dipilih dibanding jenis pipa besi.

Masalah karat tak hanya mengurangi usia penggunaan pipa, dalam hal saluran air bersih permasalahan ini kerap menurunkan kualitas fluida (air bersih) yang dialirkan. Sehingga air menjadi tidak layak saat digunakan.

Jenis pipa besi sudah bukan hal baru untuk saluran air, terlebih saluran air bersih bersuhu tinggi. Durabilitas pipa jenis ini dianggap mumpuni, meski pada akhirnya masalah karat membuat produk tak bisa bertahan lama.

Seperti pipa Thermoplastik yang lain, pipa PPR memberi solusi permasalahan karat yang sering muncul pada produk pipa besi. Disamping itu, material bahan baku yang tahan terhadap suhu tinggi membuat pipa jenis ini ideal sebagai pengganti pipa besi.

Pipa PPR didesain untuk saluran air panas dan dingin bertekanan dengan karakter unik dan spesial. Selain tahan terhadap suhu tinggi, produk juga memiliki kelenturan dan kekuatan sangat baik, dengan risiko keretakan rendah.

Untuk aplikasi saluran air bersih, produk ini sangat ideal, terutama dalam menjaga suhu air tetap terjaga hingga pada saat digunakan. Selain itu partikel pipa yang tak mudah rusak, membuat produk ini memiliki sertifikasi sesuai standar Food Grade.

Pipa PPR dapat digunakan untuk saluran air bersekala kecil hingga besar seperti di perumahan, industri, rumah sakit, hotel dan apartemen. Selain untuk fluida, produk ini juga dapat digunakan untuk sistem udara bertekanan, sistem air minum, makanan cair dan sistem transportasi cairan kimia.

Jenis Pipa PPR

Tak seperti pipa PVC yang memiliki ragam jenis dan standard produksi yang ditawarkan, produk pipa PPR pada umumnya masih berpegang dengan standard DIN. Dan biasanya produk ini menawarkan beberapa jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Seperti pipa HDPE, ragam produk pipa PPR ditawarkan berdasarkan jenis PN atau Pressure Nominal. Meski demikian, varian PN pada pipa jenis PPR berbeda peruntukannya dengan produk pipa PE-100 atau HDPE.

Pipa Air Dingin : Produk pipa PPR pertama adalah PN-10, produk ini memiliki tebal dinding paling kecil dibanding dua varian yang akan kita bahas selanjutnya. Produk ini biasanya direkomendasikan untuk saluran air bersih sederhana untuk kebutuhan saluran sanitasi di rumah, gedung dan bangunan komersial yang lain.

Pipa Air Panas : Atau biasa dikenal dengan pipa PPR PN-16, merupakan varian produk dengan ketebalan dinding menengah. Produk ini bisa digunakan untuk saluran air dingi bertekanan, selain itu juga dapat digunakan untuk saluran air panas tanpa tekanan.

Pipa Air Panas Bertekanan : Produk pipa PPR ideal untuk kebutuhan ini adalah jenis PN-20. Diantara kedua jenis yang telah dijelaskan diatas, produk ini memiliki tebal dinding lebih. Sangat cocok untuk saluran air panas bertekanan untuk bangunan komersial seperti hotel, aparteman, fasilitas umum, industri dan sebagainya.

Kelebihan Pipa PPR

Seperti produk dari material pipa thermoplastik lain, pipa PPR memiliki karakter kuat, lentur dan risiko keretakan sangat kecil. Disamping itu, produk ini juga tahan terhadap suhu tinggi sehingga ideal untuk membangun saluran air panas. Berikut beberapa kelebihan yang bisa Anda dapat dari produk pipa berbahan dasar Polypropylene random type-3 ini.

Food Grade : Beberapa brand produk pipa PPR seperti Rucike Kelen Green atau dulu dikenal dengan nama Wavin Tigris Green berdasarkan standar internasional untuk transportasi air minum, dan telah terbukti tidak menimbulkan risiko terhadap kesehatan. Selain itu, produk pipa dari bahan PPR dapat didaur ulang menggunakan incinerator atau alat yang digunakan untuk membakar sisa sampah plastik

Penyambungan Terbaik : Prosedur penyambungan pipa PPR dilakukan dengan sistem persenyawaan sempurna. Cara ini dilakukan dengan metode Heat Dusion dengan alat pemanas polyfusion atau electrofusion, sehingga terjamin kekuatannya, anti kebocorandan bebas perawatan

Mendukung sambungan Ulir Berkualitas : Pipa PPR mendukung sistem sambungan ulir untuk digunakan dengan aksesoris non ppr dan jenis pipa lain. Beberapa produk menawarkan kualitas terbaik seperti Rucika Kelen Green yang menggunakan nickel plated brass OT-58, sehingga menjamin life time ulir dari kerusakan akibat panas, karat dan bahan kimia.

Ringan dan Redam Suhu Tinggi. Pipa PPR terbaik memiliki bobot ringan, sehingga mudah dalam hal mobilisasi dan proses pemasangan. Selain itu, bahan PPR mampu meredam keluarnya panas dari saluran, sehingga mampu menjaga suhu fluida hingga tempat air dimanfaatkan.

Permukaan Licin dan Anti Abrasi. Permukaan licin memberi dampak positif pada saluran pipa air panas dan dingin. Diantaranya risiko penyumbatan menjadi kecil dan kelancaran air hingga mencapai kecepatan 7 meter / detik.

Tahan Bahan Kimia dan Gempa. Produk pipa PPR didesain memiliki ketahanan terhadap bahan kimia yang bersifat asam dan basa kuat. Selain itu, karakter kuat dan lentur membuat fleksibilitas produk sangat tinggi, sehingga tidak ada masalah pada daerah yang rawan gempa.

Anti Bising. Karakteristik elastisitas dari Polypropylene Random (PP-R) type 3 dapat meredam kebisingan yang sering muncul pada instalasi pipa air bersih panas dan dingin. Beberapa kejadian juga sempat disebabkan karena fenomena water hammer.

Sistem Sambungan

Secara umum, pipa PPR dapat disambung dengan metode Polyfusion, meski demkian produk ini juga memiliki dua metode penyambungan yang bisa diaplikasikan. Berikut ketiga model penyambungan yang bisa diaplikasikan untuk pipa thermoplastik jenis ini.

Metode Polyfusion

Untuk memulai model penyambungan ini, Anda memerlukan aksesoris PPR dan alat khusus bernama Polyfusion Welding Machine atau mesin pipa PPR. Kedua media tersebut memiliki peranan penting yang akan kami jelaskan di keterangan di bawah.

Persiapan dan alat yang dibutuhkan

Pada dasarnya model penyambungan ini biasa dilakukan untuk pipa dengan diameter tertentu, yakni ukuran ½ inch hingga 2 inch. Selain menggunakan dua media diatas, proses penyambungan yang dilakukan secara baik dan benar membutuhkan beberapa peralatan pelengkap, berikut beberapa alat dan penjelasannya dalam proses penyambungan pipa.

  • Polyfusion Machine, merupakan alat penyambung yang berfungsi memanaskan sebagian ujung pipa dan aksesoris yang hendak disambung. Alat ini memiliki panel yang dapat terhubung dengan matrice dua sisi (kanan dan kiri) yang fungsinya memanaskan dua bagian, yakni (bagian luar) ujung pipa dan (bagian dalam) aksesoris dalam waktu bersamaan.
  • Matrice, atau ragum pipa merupakan bagian pemanas yang terhubung dengan Polyfusion Machine dengan ujung pipa dan aksesoris. Bagian ini biasanya memiliki sifat anti lengket, sehingga mempermudah proses penyambungan setelah pemanasan.
  • Guting potong, merupakan elemen yang juga tak kalah penting. Alat ini berfungsi meratakan atau membuat bagian ujung pipa yang tidak diperlukan, sehingga memperlancar proses penyambungan.
  • Penggaris, biasanya digunakan untuk mengukur kedalaman bagian pipa yang hendak disambung. Proses yang dilakukan secara benar dan berurutan akan membuat bagian sambungan terpasang dengan baik dan sempurna.
  • Spidol, selain penggaris alat ini juga berfungsi sebagai penanda kedalaman ideal bagian pipa yang hendak disambung. Proses pengukuran yang benar akan membuat bagian sambungan terpasang secara efektif.
  • Lap, proses pemotongan, pengukuran dan sisa kotoran yang menempel di ujung pipa sering membuat proses penyambungan tidak berjalan lancar. Untuk mengatasi permasalahan ini, hilangkan kotoran yang menempel menggunakan lap bersih.
  • Kunci L, alat ini biasa digunakan untuk memasang kedua bagian matrice di awal persiapan proses penyambungan.

Dalam satu set mesin Polyfusion biasanya terdiri dari beberapa alat penting dalam proses penyambungan pipa PPR. Seperti Polyfusion Machine, Matrice, Kunci L, Penggaris, Gunting potong dan sebagainya. Beberapa set mesin bahkan menyediakan sarung tangan yang dapat melindungi tangan dari panas mesin.

Proses Penyambungan

Untuk memulai proses penyambungan pipa PPR, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Selain mempersiapkan beberapa peralatan yang telah disebutkan diatas, monitor suhu ideal dan mengikuti setiap langkah dengan baik dan benar adalah kunci sukses mebuat sambungan pipa yang baik dan benar. Nah, berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan dalam proses penyambungan ini :

  1. Pasang kedua sisi matrice pada alat Polyfusion, setelah memastikan terpasang dengan benar, set pemanas hingga suhu mencapai 260⁰ C. Tak semua mesin memiliki monitor suhu, meski demikian indikasi panas biasanya direpresentasikan dengan lampu indikator.
  2. Untuk memastikan rata, potong bagian ujung kurang lebih 1 cm secara tegak lurus.
  3. Ukur bagian yang ujung pipa yang hendak disambung, lalu tandai dengan spidol. Bagian ini membantu proses kedalaman pipa saat dipanaskan dengan matrice.
  4. Setelah semua persiapan dilakukan secara berurutan dan benar, dan suhu yang dibutuhkan telah tercapai, anda bisa memanaskan bagian pipa dan sambungan ke dalam matrice. Setelah dirasa cukup, satukan pipa dan aksesoris segera, jangan diputar dan sesuai dengan kedalaman yang telah ditentukan pada point 3.
  5. Setelah proses pemasangan, biarkan bagian sambungan beberapa saat selama masa pendinginan, bagian ini akan menyatu dengan sempurna setelah beberapa menit (suhu menjadi lebih rendah).

Metode penyambungan yang lain

Selain metode cara Polyfusion, penyambungan pipa PPR dapat juga dilakukan dengan dua metode lain. Diantaranya secara Butt Fusion dengan Welding Machine (yang sama seperti pada produk pipa HDPE). Cara ini dilakukan dengan memanaskan bagian ujung pipa dengan pipa atau dengan aksesoris pipa (jenis aksesoris segmented atau Injection moulding dengan bahan yang sama).

 Cara ini biasanya dilakukan untuk jenis pipa PPR dengan diameter lebih dari 2 inch. Kelebihan model sambungan ini, pipa dapat disambung dengan pipa, tanpa harus menggunakan aksesoris khusus PPR seperti pada produk pipa dengan diameter kecil.

Electro Fusion, merupakan model penyambungan lain yang juga bisa Anda gunakan untuk menyambung pipa PPR. Dibanding dua jenis metode diatas, cara ini memiliki persiapan lebih, karena memerlukan alat dan aksesoris khusus.

Alat dan aksesoris khusus Electro Fusion bekerja secara sistematis, dengan mengubah energi listrik menjadi panas. Energi panas yang tersalurkan tersebut akan mebuat bagian dalam aksesoris dan luar pipa yang hendak disambung meleleh karena bagian kumparan tembaga di dalamnya.

Selain menyatukan bagian ujung dengan ujung, cara penyambungan pipa PPR juga dapat dilakukan untuk kebutuhan perbaikan. Cara ini dilakukan dengan aksesoris khusus yang dipasang dibagian utama pipa (Bukan ujung).

Cara ini membuat jalur percabangan pipa dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan, tanpa harus merubah atau menambah jalur yang sudah ada. Selain aksesoris dan matrice khusus yang mendukung model sambungan ini, cara ini dilakukan menggunakan Polyfusion machine.