You are currently viewing Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) : Penyedia Air Bersih
sumber : anekapipa.com

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) : Penyedia Air Bersih

Tentang Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM)

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) adalah Perusahaan Badan Usaha (BUMD) milik Pemda, yang dikelola oleh daerah, yang bertugas memberikan sarana jasa pengelolaan dan penyedia air bersih di daerah. Perusahaan Air Minum Daerah milik pemerintah daerah ini, sudah ada sejak penjajahan Belanda di Tahun 1920an bernama Waterleiding. Kemudian, pada zaman penjajahan Jepang berganti nama menjadi Suido Syo.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam aktifitas nya sebagai penyedia air bersih tugasnya adalah mengumpulkan air baku, mengolah air baku, menjernihkan air baku, hingga sampai proses pendistribusian air bersih ke masyarakat atau pelanggan. Dalam proses pengumpulan air baku, pihak PDAM mengambil air baku tersebut dari sumber alam seperti sungai, danau, atau sumur untuk dikemudian ditransfer atau dialirkan ke tempat pengolahan air baku untuk selanjutnya diproses menjadi air bersih yang siap dikonsumsi oleh masyarakat atau pelanggan. Pasalnya, bahwa air minum menjadi kebutuhan pokok dan sangat vital bagi masyarakat. Untuk itulah peran PDAM dikatakan penting, yaitu menyediakan air bersih yang biasa digunakan masyarakat sehari – hari untuk makan dan minum.

Peran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)

  1. Memastikan Akses Air Bersih : Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) bertanggung jawab penuh terhadap penyediaan akses air bersih kepada seluruh masyarakat di wilayah kerjanya masing – masing. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam tugas dan kewajibannya adalah membangun infrastruktur seperti saluran distribusi, pipa , dan instalasi pengolahan air guna untuk memastikan kelencaran pasokan air bersih yang mencukupi dan memadai bagi masyarakat.
  2. Pengelolaan Sumber Daya Air : Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) juga bertugas mengelola sumber daya air di wilayahnya masing – masing. Mereka melakukan pengawasan dan pemeliharaan terhadap kualitas air, menjaga keberlanjutan sumber daya air dan sekitarnya, dan juga melakukan langkah – langkah perlindungan terhadap lingkungan, yang berguna untuk memastikan pasokan air bersih yang berkelanjutan bagi masa mendatang.
  3. Inovasi dalam Pengolahan Air : Untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih yang semakin meningkat, perusahaan air minum daerah terus melakukan inovasi dalam teknologi pengolahan air. Mereka mencari solusi yang efisien dan ramah lingkungan guna untuk menghasilkan air minum yang aman, halal dan berkualitas tinggi.
  4. Penyuluhan dan Pendidikan Masyarakat : Selain menyediakan air bersih, perusahaan air minum daerah juga berperan dalam penyuluhan dan pendidikan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan air dan penghematan air. Mereka mengadakan program-program sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan air yang baik.

Peran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Membantu Mengatasi Krisis Air dan Bencana Alam

Penanganan Krisis Air

Terkait hal ini, bahwa Krisis Air terjadi ketika pasokan air tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini bisa disebabkan oleh faktor alam, seperti kekeringan yang berkepanjangan, atau faktor manusia, seperti peningkatan permintaan air yang tidak sebanding dengan sumber daya air yang tersedia. Dalam menghadapi krisis air, PDAM memiliki peran penting dalam manajemen sumber daya air yang efisien. Mereka berperan dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan air, menerapkan kebijakan tarif yang adil, serta memastikan distribusi air yang merata kepada seluruh masyarakat.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) juga berperan dalam memperkuat kerjasama antara sektor publik dan swasta dalam mengatasi krisis air. Melalui kemitraan dengan perusahaan swasta, PDAM dapat meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi air bersih. Selain itu, PDAM juga berperan dalam pengembangan teknologi pengelolaan air yang inovatif, seperti pengolahan air limbah menjadi air bersih yang dapat digunakan kembali.

Mitigasi Bencana Alam

Bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan dapat mengganggu pasokan air bersih dan infrastruktur pengolahan air. Dalam situasi ini, PDAM berperan sebagai penyedia air bersih yang tanggap terhadap bencana. Salah satu peran utama PDAM adalah memastikan pasokan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana. PDAM bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam membangun dan memelihara infrastruktur air, seperti sumur, pipa distribusi, dan instalasi pengolahan air, serta memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang kebersihan air dan cara mengatasi dampak bencana terhadap pasokan air.

Pelestarian Sumber Daya Air

Selain menghadapi bencana dan krisis air, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) juga memiliki tanggung jawab dalam pelestarian sumber daya air. PDAM berperan dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air dan memastikan pasokan air bersih yang berkelanjutan.

PDAM melakukan pemantauan dan perawatan sumber air, dan juga selalu melakukan pengawasan seluruh aktivitas yang bisa berpotensi merusak lingkungan sekitar sumber air dan jalur distribusinya, serta mensosialisasikan kepada masyarakat dan edukasi terkait pentingnya menjaga kebersihan, keberlangsungan, serta ketersediaan air bersih. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) saat ini wajid untuk mengggunakan teknologi hijau untuk pengelolaan air baku sampai menjadi air bersih yang siap didistribusikan ke masyarakat / pelanggan.

Leave a Reply