You are currently viewing Penggunaan Pipa PVC dan Pipa HDPE untuk Sistem Irigasi
sumber : anekapipa.com

Penggunaan Pipa PVC dan Pipa HDPE untuk Sistem Irigasi

Penggunaan Pipa PVC dan Pipa HDPE, untuk Sistem Irigasi Pertanian

Saat ini dalam Industri Pertanian adalah salah satu sektor yang sangat penting dalam perekonomian di negara kita. Tentunya, bukan hanya dari sumber daya manusia (SDM), pupuk, benih serta teknik perawatan, yang menjadikan hasil panen melimpah, tetapi salah satu kunci penopang meningkatnya dari hasil panen adalah sistem irigasi yang baik. Saat ini, terdapat beberapa jenis sistem irigasi yang populer di kalangan petani di negara kita, terutama sistem irigasi yang menggunakan Pipa PVC dan Pipa HDPE .
Saat ini kita akan membahas 2 (dua) tipe / jenis, cara kerja, tips penangan serta penyimpananya material yang umum digunakan untuk sistem irigasi di kalangan petani di negara kita, yaitu Pipa PVC dan Pipa HDPE.

Sistem Irigasi dengan Pipa PVC

Pipa PVC saat ini telah jadi pilihan utama penggunaannya dalam sistem irigasi pertanian, karena sifatnya (tahan korosi) dan harga lebih terjangkau. Dalam sistem irigasi, pipa PVC digunakan untuk mengalirkan / mendistribusikan / menyalurkan air ke seluruh area pertanian secara efisien dan terkoordinir. Berikut ini, beberapa contoh jenis sistem irigasi yang menggunakan Pipa PVC :

  1. Sistem Irigasi Tetes
    Dalam sistem ini, pipa uPVC dilengkapi dengan lubang-lubang kecil yang disebut tetesan yang mengalirkan air secara perlahan-lahan langsung ke akar tanaman. Sistem Irigasi Tetes ini sangat menghemat air, cocok dikembangkan di daerah kering dan atau daerah sulit air, serta sesuai untuk pertanian di lahan sempit di perkotaan maupun pedesaan.
  2. Sistem Irigasi Cepat
    Sistem irigasi ini menggunakan pipa PVC dengan sprinkler atau semprotan air yang dipasang di atas tanaman. Air disemprotkan seperti hujan buatan, menyediakan cakupan irigasi yang merata untuk area yang lebih luas.

Cara Kerja Sistem Irigasi dengan Pipa PVC yaitu dalam kedua jenis sistem irigasi di atas, pipa PVC dihubungkan ke sumber air dan ditempatkan di sepanjang lahan pertanian. Air dialirkan melalui pipa dan sampai ke tetesan atau sprinkler, yang kemudian mengatur debit air yang sesuai untuk kebutuhan tanaman. Pemantauan yang baik diperlukan untuk memastikan tanaman mendapatkan air yang cukup dan tidak kekurangan atau kelebihan.

Sistem Irigasi dengan Pipa HDPE

Selain menggunakan pipa PVC, pipa HDPE juga digunakan secara luas dalam sistem irigasi. HDPE menawarkan ketahanan yang lebih tinggi terhadap tekanan dan tahan terhadap korosi, menjadikannya pilihan yang baik untuk aplikasi irigasi. Berikut adalah beberapa sistem irigasi yang menggunakan pipa HDPE :

  1. Sistem Irigasi Dalam
    Dalam sistem ini, Pipa HDPE ditempatkan di bawah permukaan tanah dan dekat dengan akar tanaman. Air dialirkan melalui pipa ini dan meresap langsung ke zona akar tanaman, memungkinkan akar untuk mengambil air secara efisien.
  2. Sistem Irigasi Curah
    Sistem ini menggunakan Pipa HDPE untuk mengalirkan air di atas permukaan lahan. Air mengalir melalui saluran yang telah ditata secara khusus untuk menyiram tanaman. Metode ini cocok untuk lahan yang datar dan luas.

Cara Kerja Sistem Irigasi dengan Pipa HDPE yaitu Bahwa, Pipa HDPE dalam kedua sistem irigasi di atas dihubungkan ke sumber air, dan air dialirkan melalui pipa untuk mencapai daerah irigasi. Sistem irigasi dalam memungkinkan pengaturan air yang lebih akurat karena dapat ditempatkan dekat dengan akar tanaman. Sementara itu, sistem irigasi curah menyediakan irigasi luas dan merata di permukaan tanah.

Sistem irigasi dengan pipa PVC dan HDPE memiliki keunggulan masing-masing dalam memenuhi kebutuhan irigasi di lahan pertanian. Pemilihan sistem yang tepat tentu akan membantu mencapai hasil panen yang baik.

Leave a Reply